إعـــــــلان

تقليص
لا يوجد إعلان حتى الآن.

Diskusikan tentang Maful Mutlaq

تقليص
X
 
  • تصفية - فلترة
  • الوقت
  • عرض
إلغاء تحديد الكل
مشاركات جديدة

  • maulida syafira
    رد
    Maf’ul Muthlaq ialah isim atau kata benda yang dibaca nashob yang berada pada urutan yang ketiga dari tashrifannya fi’il, maf'ul muthlaq juga isim yang dibaca nashob dan bertujuan untuk penegasan dan penjelasan jenis serta jumlah perbuatannya.​​​​​​

    Dari pengertian maf’ul muthlaq itu member kepahaman bahwa :
    1. Maf’ul muthlaq berupa kalimat isim
    2. Maf'ul muthlaq bertujuan untuk penegasan, penjelas dari fi'il (baik jenis maupun jumlah pekerjaannya)
    3. Dibaca nashob dan dinashobkan oleh amil. Adapun amil yang menashobkan maf’ul muthlaq yaitu :
    Fi’il taam yang mutashorrif: kata kerja sempurna yang dapat ditashrif (maksudnya bukan fi’il naqhis dan fi’il jamid )
    ضَرَبْتُ كَلْبًا ضَرْبَتَيْنِ
    Aku memukul Anjing dengan dua kali pukulan
    Mashdar
    عَحِبْتُ مِنْ ضَرْبِكَ ضَرْبًا شَدِيْدًا
    Aku terkejut atas pukulanmu dengan pukulan yang keras
    Isim sifat
    أنَا ضَارِبُ زَيْدٍ ضرْبَ أبِيْهِ
    Aku memukul Zaid seperti pukulan ayahnya
    4. Maf’ul muthlaq tercipta dari mashdar yang adalah urutan ketiga dari tashrifnya fi’il.

    Maf'ul Mutlaq ialah isim manshub yang dilafalkan untuk 3 keadaan:
    Untuk menegaskan sebuah perbuatan
    Untuk menyatakan bilangan perbuatan
    Untuk menyatakan jenis/sifat perbuatan

    اترك تعليق:


  • Yuliana Qurrotul Aini
    رد
    Sya setuju dengan pendapat temen2 sebelumnya,hanya menambahkan kalauk Menurut saya maful mutlaq adalah urutan ketiga dari tasrif/masdar dengan tujuan
    1. Taukid,meyakini atau menguatkan
    2. Bilangan,adad
    3. Memperjelas jenis
    Dan Maful mutlaq dibentuk dari fiil

    اترك تعليق:


  • Syafraini
    رد

    Menurut saya maf'ul mutlaq
    Maf’ul Muthlaq adalah kalimat isim yang terbaca nashob yang berada pada urutan yang ketiga dari tashrifannya fi’il.


    Contoh :

    ضَرَبَ يَضْرِبُ ضَرْبًا, أكْرَمَ يُكْرِمُإكْرَامًا,

    Dari definisi maf’ul muthlaq tersebut dapat disimpulkan bahwa :

    1. Maf’ul muthlaq berupa kalimat isim

    2. Dibaca nashob dan dinashobkan oleh amil. Adapun amil yang menashobkan maf’ul muthlaq ada kalanya :

    a. Fi’il taam yang mutashorrif (maksudnya bukan fi’il naqhis dan fi’il jamid )

    ضَرَبْتُ زَيْدًا ضَرْبَتَيْنِ

    Aku memukul Zaid dengan dua kali pukulan

    b. Mashdar

    عَحِبْتُ مِنْ ضَرْبِكَ ضَرْبًا شَدِيْدًا

    Aku kagum atas pukuanmu yang keras

    c. Isim sifat

    أانَا ضَارِبُ زَيْدٍ ضرْبَ أبِيْهِ

    3. Maf’ul muthlaq terbuat dari mashdar yang merupakan urutan ketiga dari tashrifnya fi’il.




    Maf'ul Mutlaq adalah isim manshub yang disebutkan untuk 3 keadaan:
    • Untuk menegaskan suatu perbuatan
    • Untuk menjelaskan bilangan perbuatan
    • Untuk menjelaskan jenis/sifat perbuatan
      Maf’ul Muthlaq adalah kalimat isim yang terbaca nashob yang berada pada urutan yang ketiga dari tashrifannya fi’il.

      Contoh :

      ضَرَبَ يَضْرِبُ ضَرْبًا, أكْرَمَ يُكْرِمُإكْرَامًا,
    التعديل الأخير تم بواسطة Syafraini; الساعة 07-20-2020, 10:45 AM.

    اترك تعليق:


  • Syafraini
    علق على رد
    Maf'ul mutlak bentuk isim masdar yg diambil dr fiil pd kalimat tersebut. Adapun ma'ul lainnya tidak diambil dr mashdar fiil yg ada pada kalimat tsb.

  • Albila Nurfadilah
    علق على رد
    Ilmu baru juga, berarti maf'ul mutlak ini bentuknya terbentuk dari asal kata yang sama dengan fiilnya ya, akhi. Misalnya
    قمت قياما
    قياما sama قم masih berasal dari satu asal kata
    Qiyaman itu disesuaikan dengan fiilnya yaitu "qum" begitu ya, akhi?

  • Albila Nurfadilah
    علق على رد
    Sependapat dengan ukhty Sita. Kurang lebih apa yang saya pahami juga demikian. Mungkin sedikit menambahkan yang belum dijelaskan, maf'ul muthlak ini sebagai fadlah kalau saya memahaminya sebagai pelengkap untuk menyempurnakan kalimat itu. Makanya dia berfungsi untuk mempertegas, menjelaskan jenis pekerjaan, atau menjelaskan jumlah dari amilnya tersebut. Alaisa kadzalik?jadi fadlah itu tidak harus ada dalam kalimat, semisal fadlah ini dihilangkan kalimat itu tetap bisa dipahami
    التعديل الأخير تم بواسطة Albila Nurfadilah; الساعة 07-20-2020, 03:03 AM.

  • Albila Nurfadilah
    علق على رد
    أوافق يا أختي الجميلة
    Saya setuju, seperti yang saya pahami juga begitu.
    Maf'ul mutlak ini bisa digunakan untuk
    Mempertegas
    Menjelaskan jenis
    Atau menjelaskan jumlah.

  • Albila Nurfadilah
    رد
    Kalau dalam kitab mutammimah al aurumiyyah pengertian maf'ul mutlak adalah

    المصدر الفضلة المؤكد لعامله أو عدده.

    Maful mutlak adalah masdar yanh fadlah yang mentaukidi amilnya atau menjelaskan macam atau adat (hitungan) amilnnya
    contoh:

    و كَلَّمَ اللهُ موسى تَكْلِيمَا
    Nah dalam contoh tersebut maf'ul mutlaknya
    تكليما
    Mentaukid lafadz "kallama". Artinya: Dan sungguh Allah telah berbicara kepada Musa As dengan langsung

    Kalau maf'ul mutlak yang menjelaskan macam/nau' contohnya
    ضربتُ زيدًا ضَرْبَ الأمير
    maf'ul mutlaknya "dhorbal amiir" sebagai penjelas bahwa pukulan yg diberikan itu jenisnya pukulan ​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​
    ​​​​​​seperti pukulannya seorang raja
    nah kalau yang menjelaskan jumlah atau adad contohnya

    ضربت زيدا ضربين
    ​​​​​​​Artinya saya memukul zaid dengan dua kali pukulan. Maf'ul mutlak di sini menjelaskan berapa kali pukulan tersebut
    التعديل الأخير تم بواسطة Albila Nurfadilah; الساعة 07-20-2020, 03:06 AM.

    اترك تعليق:


  • Albila Nurfadilah
    رد
    Lalu bedanya maf'ul mutlak dengan jenis jenis maf'ul lain apa teman-teman?

    اترك تعليق:


  • muhammad fajrul
    رد
    Menurut saya definisi dari maf'ul mutlaq sendiri adalah mashdar manshub yang lafadznya sesuai dengan fi'ilnya, dia diletakan setelah fi'il untuk tujuan taukid (penegasan) . namun fungsi fungsi atau tujuan Dari maf'ul muthlaq itu sendiri bkan hanya untuk taukid/mempertegas tpi ada 2 lagi yang lainnya yakni untuk
    1. memperjlas jenis ataupun macam contohnya
    (ضرب خالد زيدا ضربا شديدا)

    2. memperjelas jumlah bilangan contohnya
    ( ضَرَبَ خَالِدٌ زَيْدًا ضَرْبَةً: kholid memukul zaid satu kali pukulan)

    3. fungsinya mempertegas (قُمْتُ قِيَامًا).
    التعديل الأخير تم بواسطة muhammad fajrul; الساعة 07-19-2020, 06:00 PM.

    اترك تعليق:


  • Sita Rinandi Fatimah
    رد
    menurut saya maf’ul muthlaq itu : 1. Maf’ul muthlaq berupa kalimat isim
    2. Maf'ul muthlaq bertujuan untuk penegasan, penjelas dari fi'il (baik jenis maupun jumlah pekerjaannya)
    3. Dibaca nashob dan dinashobkan oleh amil. Adapun amil yang menashobkan maf’ul muthlaq yaitu :
    a. Fi’il taam yang mutashorrif:
    ضَرَبْتُ كَلْبًا ضَرْبَتَيْنِ
    Aku memukul Anjing dengan dua kali pukulan
    b. Mashdar
    عَحِبْتُ مِنْ ضَرْبِكَ ضَرْبًا شَدِيْدًا
    Aku terkejut atas pukulanmu dengan pukulan yang keras
    c. Isim sifat
    أنَا ضَارِبُ زَيْدٍ ضرْبَ أبِيْهِ
    Aku memukul Zaid seperti pukulan ayahnya
    4. Maf’ul muthlaq tercipta dari mashdar yang ia urutan ketiga dari tashrifnya fi’il.

    Maf'ul Mutlaq ialah isim manshub yang dilafalkan untuk 3 keadaan:
    1. Untuk menegaskan sebuah perbuatan
    2. Untuk menyatakan bilangan perbuatan
    3. Untuk menyatakan jenis/sifat perbuatan.

    اترك تعليق:


  • AUFA ZAKI
    رد
    المفعول مطلق مصدر يشتمل على حروف فعله, وحكمه النصب, ويأتي المفعول المطلق ليئكد فعله و لبين نوعه وليبين عدده

    اترك تعليق:


  • KHURRATUL AYUNI
    رد
    المفعول المطلق ، هو اسم منصوب موافق للفعل في لفظه و يجيء بعد الفعل لتوكيده،أو لبيان نوعه، أو لبيان عدده.​​​​​
    ​​​​sepemahaman saya, maf'ul mutlaq adalah isim yang dibaca nashob yang sesuai fi'ilnya dan ada
    .​​setelah fiilnya
    :maf'ul mutlaq memiliki 3 fungsi
    ​​​​Mempertegas pekerjaan
    نصرتُ عمر نصرً​​​​​​​​​​​​​​​​
    :menjelaskan bentuk pekerjaan
    و يجوز للمسافر سفرًا طويلاً
    :menjelaskan jumlah pekerjaan
    ضربتُ عليا ضربينِ

    اترك تعليق:


  • wahib
    كتب موضوع Diskusikan tentang Maful Mutlaq

    Diskusikan tentang Maful Mutlaq

    Diskusikan antar teman tentang maf’ul Mutlaq
يعمل...
X